Lebih mudah bernafas
“Sembilan puluh prosen tertawa melibatkan pernafasan yang dalam,” kata
Dacher Keltner, Ph.D., guru besar psikologi di University of California
di Berkeley dan penulis buku Born to Be Good. “Ketika menghembuskan
nafas, denyut nadi dan tekanan darah turun dan Anda memasuki kondisi
tenang. Anda akan merasakan sensasi pelepasan dari tertawa.”
2. Hubungan yang lebih baik.
Pasangan yang menceritakan lelucon ringan dan ikut tertawa untuk
meredakan ketegangan cenderung memiliki perkawinan yang lebih baik, kata
psikolog John Gottman, Ph.D., dari Gottman Institute, pusat konseling
masalah hubungan sosial di Seattle.
3. Melawan stres
Tertawa bisa menurunkan hormon stres dopac, kortisol, dan epinephrine
sampai berturut-turut 38%, 39%, dan 70% menurut penelitian di Loma Linda
University, California. Penelitian di Universitas Maryland dengan
mempertontonkan film pendek, mereka yang menonton film jenaka mengalami
peningkatan aliran darah ke jantung sebanyak 22%.
4. Merasa lebih sehat
Tertawa tak hanya melepaskan ketegangan, tapi juga membuat Anda lebih
sehat. Orang yang tertawa 10 – 25 kali sehari lebih sedikit terkena
penyakit dibandingkan dengan mereka yang kurang dari jumlah itu dalam
seharinya. Begitu menurut penelitian International Journal of Medical
Sciences tahun 2009.
5. Bekerja lebih baik
Menurut survei Men’s Health, dari hampir 600 lelaki yang menjadi
responden, 73%-nya menyatakan bahwa memiliki selera humor membuat mereka
lebih baik dalam bekerja.
Blogroll
About
Minggu, 04 Maret 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar